Deprecated: mysql_connect(): The mysql extension is deprecated and will be removed in the future: use mysqli or PDO instead in /home/rskartik/public_html/config/koneksi.php on line 7
RS KARTIKA CIBADAK



CARI DOKTER

  Spesialis :

  Nama Dokter :

ACARA

Bergabunglah Bersama kami di

     

m
Deprecated: mysql_connect(): The mysql extension is deprecated and will be removed in the future: use mysqli or PDO instead in /home/rskartik/public_html/config/koneksi.php on line 7

Detail Artikel



Seputar Wabah Difteri

20-02-2018, 03:45:55 pm

Foto

Di akhir tahun 2017, Indonesia dikejutkan dengan penetapan status Kejadian Luar Biasa atau KLB pada penyakit Difteri yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan. Penyakit Difteri yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium Diptheriae ditetapkan sebagai KLB karena telah memakan puluhan korban jiwa di 20 Provinsi Indonesia. Wabah penyakit Difteri yang terjadi di akhir tahun 2017 bukan pertama kalinya terjadi di Indonesia, sekitar 8 tahun lalu atau tepatnya pada tahun 2009, wabah ini juga sempat menyerang masyarakat Indonesia. Lalu apa sih sebenarnya Difteri itu ? Berikut kami rangkumkan beberapa informasi penting seputar Difteri :

 

·         Apa sih sebenarnya Difteri itu ?

Difteri merupakan penyakit infeksi yang menular dan berbahaya yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium Diptheriae. Penularan penyakit ini sangat mudah terjadi misalnya melalui batuk dan juga bersin. Difteri ini sebenarnya merupakan penyakit yang telah lama ada, penanganannyapun mudah dilakukan yaitu dengan melakukan vaksin DPT. Penyakit ini kemballi mewabah di Indonesia akhir – akhir ini diperkirakan karena kurangnya kesadaran sebagian masyarakat Indonesia terhadap pentingnya dilaukan vaksin DPT sejak usia dini.

 

·         Gejala terserang Difteri

Gejala terserang Difteri dapat dengan mudah diketahui. Biasanya orang – orang yang terserang Difteri akan mengalami kenaikan suhu badan menjadi sekitar 38 derajat celcius. Kenaikan suhu badan ini akan diikuti dengan munculnya selaput berwarma putih keabu – abuan di tenggorakan yang mudah berdarah jika dilepaskan. Selain itu orang yang terserang Difteri juga akan merasakan sakit di tenggorokan ketika menelan, terkadang disertai dengan pembesaran kelenjar getah bening di leher, pembengkakkan jaringan lunak di leher, sesak nafas, serta suara mengorok.

 

·         Akibat terserang Difteri

Difteri dinyatakan sebagai kejadian luar biasa dikarenakan bahayanya penyakit ini bagi masyarakat. Bagian terburuknya adalah penyakit ini bisa membawa kematian bagi orang – orang yang terserang. Ketika bakteri penyebab Difteri masuk ke tubuh manusia, bakteri tersebut akan melepaskan toksin yang berbahaya. Toksin tersebut bersifat pathogen yang bisa menyebabkan peradangan pada dinding jantung bagian tengah, gagal ginjal, gagal napas, dan gagal sirkulasi yang pada akhirnya akan menyebabkan kematian. Kematian akibat penyakit Difteri ini sebenarnya dapat dicegah, penanganan kesehatan yang benar dan cepat ketika sudah muncul gejala yang ada sangat membantu meminimalkan resiko dari penyakit ini.

 

·         Cara pencegahan Difteri

Pencegahan penyakit Difteri sebenarnya mudah dilakukan karena sudah adanya vaksin untuk melawan penyakit ini yaitu vaksin DPT. Vaksin ini biasanya diberikan melalui imunisasi sejak usia dini. Kelengkapan vaksin DPT harus diperhatikan dengan baik untuk mencegah terserang Difteri. Idealnya DPT diberikan sudah sebanyak tiga kali ketika seseorang berusia 1 tahun, empat kali ketika berusia 2 tahun, lima kali ketika berusia 5 tahun, dan 8 kali ketika sudah lulus SD. Sedangkan unutk orang yang berusia diatas 7 tahun akan diberikan vaksin yang berbeda yaitu TD. Untuk memberikan hasil yang maksimal, selanjutnya vaksin harus dilakukan berulang setiap 10 tahun sekali. Maka dari itu, bagi orang – orang dewasa, tetap harus melakukan vaksin untuk mencegah penyakit ini.

 

Pemerintah sendiri telah bereaksi terhadap wabah Difteri ini dengan semakin menggencarkan pelaksanaan imunisasi vaksin DPT bagi anak – anak yang terlihat dari pelaksanaan Outbreak Respone Immunization di beberapa wilayah yang mulai terserang wabah ini. Namun usaha pemerintah juga harus diikuti dengan kerja sama dari masyarakat. Masyarakat harus menyadari betapa pentingnya imunisasi vaksin untuk mencegah menyebarnya penyakit ini, dan mulai datang ke puskesmas atau rumah sakit terdekat untuk melakukan vaksin ini. Ingat penyakit ini bisa menyerang siapa saja, jadi bukan hanya anak – anak yang harus diberikan vaksin, orang dewasapun kami sarankan untuk melakukan vaksin ini. Mencegah selalu lebih baik dari mengobati, bukan ?